Desa Tamanrejo merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah. Desa ini dikenal sebagai desa dengan karakter pedesaan yang kuat, didukung oleh potensi sumber daya alam, pertanian, peternakan, serta sarana pendidikan yang cukup lengkap.
Secara administratif, Desa Tamanrejo terbagi ke dalam empat dukuh, yaitu Dukuh Setro, Dukuh Taman, Dukuh Maguan, dan Dukuh Pohrendeng. Dari total 15 desa yang ada di Kecamatan Tunjungan, Desa Tamanrejo menjadi salah satu desa dengan luas wilayah dan aktivitas masyarakat yang cukup menonjol.
Desa Tamanrejo memiliki luas wilayah sekitar 284,561 hektare. Secara geografis, wilayah desa ini berada pada koordinat 111,371° Bujur Timur dan 6,974039° Lintang Selatan. Topografi wilayahnya termasuk dalam rangkaian Pegunungan Karst Gendang, dengan ketinggian rata-rata sekitar 60 meter di atas permukaan laut. Adapun batas wilayah Desa Tamanrejo meliputi Desa Tutup di sebelah timur, Desa Plosorejo di sebelah selatan, Desa Adirejo di sebelah barat, serta Desa Sukorejo di sebelah utara. Jarak Desa Tamanrejo dengan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, kurang lebih 127 kilometer.
Dari sisi potensi ekonomi, Desa Tamanrejo didominasi oleh sektor pertanian dan peternakan. Sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai petani dengan komoditas utama padi, yang didukung oleh ketersediaan lahan dan sumber air. Pola tanam padi dilakukan dua kali dalam setahun, yakni pada musim tanam November–Februari dan Juni–Juli. Selain pertanian, masyarakat juga banyak mengembangkan usaha peternakan, seperti sapi, kambing, serta unggas berupa ayam dan enthok.
Dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, Desa Tamanrejo dipimpin oleh Kepala Desa Bapak Suratman. Dalam menjalankan tugasnya, Kepala Desa dibantu oleh tiga Kepala Dusun, yaitu Bapak Sukirno selaku Kepala Dusun Maguan, Bapak Muhammad Nur Ridwan sebagai Kepala Dusun Pohrendeng, serta Bapak Karmin sebagai Kepala Dusun Setro dan Taman. Struktur pemerintahan desa juga diperkuat oleh Ibu Nurya Azmi Fadilah sebagai Sekretaris Desa, Ibu Kasmiati sebagai Kepala Tata Usaha, Bapak Edi Supriyanto sebagai Kepala Urusan Keuangan, dan Bapak Sunarto sebagai Kepala Urusan Perencanaan. Selain itu, terdapat unsur pelaksana teknis lainnya seperti Seksi Pemerintahan yang dijabat oleh Bapak Nur Asikin, Seksi Kesejahteraan oleh Ibu Sumarni, serta Bapak Martono sebagai staf sarana dan prasarana desa.
Desa Tamanrejo juga dikenal memiliki sarana pendidikan yang lengkap, sehingga dijuluki sebagai “Desa Pelajar”. Lembaga pendidikan yang ada meliputi satu PAUD, dua Taman Kanak-Kanak, serta empat Sekolah Dasar yang terdiri dari dua SD negeri dan dua SD swasta. Pada jenjang menengah pertama terdapat satu SMP negeri dan tiga SMP swasta. Sementara untuk pendidikan menengah atas dan kejuruan, tersedia satu SMA negeri, dua SMK swasta, serta satu Madrasah Aliyah Negeri. Selain itu, terdapat dua pondok pesantren besar, yaitu Pondok Pesantren Al Alif dan Pondok Pesantren Khosinatul Ulum 3, yang turut berperan dalam pengembangan pendidikan keagamaan di desa ini.
Di bidang kesehatan, Desa Tamanrejo dilengkapi dengan satu rumah sakit yang berlokasi di Dukuh Maguan serta satu Puskesmas Pembantu, sehingga menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat desa dan sekitarnya.
Untuk kehidupan sosial dan keagamaan, Desa Tamanrejo memiliki tiga masjid, di mana masing-masing dukuh memiliki satu masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan kemasyarakatan.
Dengan potensi wilayah, sumber daya manusia, serta dukungan sarana prasarana yang memadai, Desa Tamanrejo terus berkembang sebagai desa yang maju di sektor pertanian, pendidikan, dan pelayanan masyarakat di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora.Team Website.